oleh

Kadis Sebut Tak Layak, Siswa Kelas III SDN 0172 Lembah Binubu Masih Belajar di Ruang Rusak

-Daerah-170 views

Kadis Sebut Tak Layak, Siswa Kelas III SDN 0172 Lembah Binubu Masih Belajar di Ruang Rusak

PALAS.Mitanews.co.id ||


Meski telah dinyatakan tidak layak oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Padang Lawas (Palas), ruang belajar yang mengalami kerusakan pada bagian atap dan plafon di SD Negeri 0172 Lembah Binubu, Desa Bulusonik, Kecamatan Barumun, masih digunakan untuk kegiatan belajar mengajar siswa Kelas III.

Temuan tersebut diperoleh wartawan Mitanews.co.id saat meninjau langsung sekolah tersebut, Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 10.15 WIB.

Saat memasuki ruang kelas III, sejumlah siswa mengaku sedang mengikuti mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Namun hingga wartawan berada di dalam ruangan, guru mata pelajaran yang dijadwalkan mengajar belum terlihat memasuki kelas.

Kondisi ruang belajar itu tampak memprihatinkan. Pada bagian pintu masuk terlihat kayu penyangga atap dalam kondisi lapuk menggantung di atas plafon dan berpotensi jatuh sewaktu-waktu. Sementara pada sejumlah titik atap, seng terlihat berlubang sehingga cahaya matahari masuk langsung ke dalam ruangan.

Tak hanya ruang kelas tersebut, kondisi sarana dan prasarana sekolah secara umum juga tampak membutuhkan perhatian. Beberapa plafon berbahan tripleks terlihat ambrol, lantai semen di sejumlah titik pecah dan ditutupi batu-batu kecil, kaca jendela perpustakaan pecah, gerbang pagar sekolah rusak, serta rumput liar tumbuh di sejumlah area lingkungan sekolah.

Fasilitas mandi, cuci dan kakus (MCK) juga terlihat tidak berfungsi secara optimal.

Selain itu, wartawan mendapati sejumlah siswa Kelas IV mengikuti pembelajaran menggunakan televisi pintar (smart TV) yang ditempatkan di ruang kantor sekolah. Beberapa siswa tampak mengikuti pelajaran sambil duduk di lantai.

Wartawan juga menemukan sebuah ruangan yang digunakan sebagai gudang perlengkapan drumband. Secara visual, kondisi ruangan tersebut terlihat lebih baik dibanding ruang belajar yang saat ini digunakan siswa Kelas III.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Padang Lawas, Mulyadi Hasibuan, sebelumnya mengakui ruangan yang digunakan siswa tersebut bukan diperuntukkan sebagai ruang belajar dan kondisinya memang tidak layak digunakan untuk kegiatan pembelajaran.

Menurut Mulyadi, pihaknya telah menyarankan agar kegiatan belajar mengajar dipindahkan sementara ke salah satu ruangan kosong milik SMP Negeri 3 yang berada tidak jauh dari lokasi ruang kelas yang rusak.

Namun usulan tersebut belum terlaksana karena pihak sekolah menilai lokasi ruangan SMP Negeri 3 terlalu jauh untuk digunakan siswa sekolah dasar.

"Menurut pihak sekolah pemindahan ruangan belajar kelas III ke ruangan kosong milik SMPN 3 dinilai terlalu jauh," ujar Mulyadi saat dihubungi Mitanews.co.id, Sabtu (8/8)2026).

Terkait ruangan gudang drumband yang tampak lebih layak, Mulyadi menjelaskan ruangan tersebut juga mengalami kebocoran sehingga belum direkomendasikan sebagai ruang belajar pengganti.

Meski demikian, pihaknya mengaku masih berupaya mencari solusi agar siswa dapat belajar di tempat yang lebih aman dan layak.

Sementara itu, upaya konfirmasi kepada Kepala SD Negeri 0172 Lembah Binubu, Masdalena Lubis, S.Pd, telah dilakukan melalui sambungan WhatsApp terkait penggunaan ruang belajar yang rusak dan kondisi sarana prasarana sekolah.

Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan keterangan. Saat dihubungi, kepala sekolah mengaku sedang mengikuti rapat Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) di SD Negeri 0104 dan belum dapat meluangkan waktu untuk diwawancarai.

Kondisi tersebut menimbulkan perhatian karena ruang yang telah dinyatakan tidak layak oleh Dinas Pendidikan masih digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Masyarakat berharap pemerintah daerah dan pihak terkait segera mengambil langkah penanganan agar peserta didik dapat belajar di lingkungan yang aman, nyaman dan layak.***

Baca Juga :
Warga Pangururan Dukung Event Besar di Samosir, Boris: Jangan Bebani APBD, Pastikan Ada Kontribusi untuk Daerah

News Feed