oleh

Bupati Samosir Tegaskan Usulan Daerah Harus Masuk Prioritas RKPD Sumut 2027

-Daerah-72 views

Bupati Samosir Tegaskan Usulan Daerah Harus Masuk Prioritas RKPD Sumut 2027

MEDAN.Mitanews.co.id ||


Pemerintah Kabupaten Samosir menegaskan sikap tegas dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Provinsi Sumatera Utara tahun 2027: usulan prioritas daerah tidak boleh sekadar menjadi catatan, tetapi harus terakomodasi dalam kebijakan nyata.

Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, hadir langsung bersama jajaran pimpinan OPD dalam forum strategis yang digelar di Ballroom Hotel Santika Dyandra, Medan. Kehadiran tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan untuk memastikan kepentingan masyarakat Samosir mendapat perhatian serius di tingkat provinsi.

Kegiatan ini dibuka oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, serta dihadiri Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, bersama seluruh kepala daerah se-Sumut.

Dalam arahannya, Bobby Nasution menegaskan enam fokus pembangunan Sumut 2027, mulai dari percepatan pertumbuhan ekonomi berkualitas hingga penguatan daya saing daerah. Sementara itu, Tito Karnavian menyoroti capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumut yang berada di atas rata-rata nasional sebagai indikator positif, namun tetap membutuhkan pemerataan.

Di tengah forum tersebut, Vandiko menyampaikan pesan yang jelas:
sinkronisasi antara pusat, provinsi, dan daerah tidak boleh berhenti pada wacana.

“Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan. Ini adalah titik penentu arah pembangunan. Karena itu, usulan prioritas Kabupaten Samosir harus berjalan selaras dan masuk dalam rencana kerja provinsi,” tegas Vandiko.

Ia menekankan bahwa fokus pembangunan Samosir tidak berubah, yakni:

peningkatan kualitas sumber daya manusia,

penguatan sektor pertanian,

serta optimalisasi sektor pariwisata sebagai tulang punggung ekonomi daerah.

Lebih jauh, Vandiko juga meminta dukungan konkret dari pemerintah pusat, khususnya melalui Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, baik dalam bentuk regulasi maupun penguatan anggaran.

Menurutnya, tanpa keberpihakan kebijakan yang nyata, potensi daerah tidak akan berkembang maksimal.

“Kolaborasi lintas sektor harus diperkuat. Tantangan ekonomi ke depan tidak bisa dihadapi sendiri-sendiri. Daerah membutuhkan dukungan nyata, bukan hanya arah kebijakan,” ujarnya.

Pernyataan ini menjadi penegasan bahwa Pemerintah Kabupaten Samosir tidak ingin sekadar menjadi pelengkap dalam perencanaan, tetapi aktif memperjuangkan agar pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.

Musrenbang RKPD Sumut 2027 pun diharapkan tidak berhenti pada forum diskusi, melainkan menghasilkan keputusan strategis yang konkret, terukur, dan berpihak pada kebutuhan daerah.***

Baca Juga :
Akhirnya, Bobby Nasution Beberkan alasan Bantuan Sumut Rp 1 Juta per Jamaah Haji tidak jadi Cair

News Feed