oleh

Jantung Kambuh,Mujirin Tewas di Kebun Sawit

-Peristiwa-458 views

SERGAI, Mitanews.co.id |
Mujirin (59) warga Dusun VIII Desa Celawan Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) tewas di salah satu Perkebunan kelapa sawit persisnya di Afdeling II Blok 98 B Dusun VIII Desa Celawan Jumat (28/1/2022) sekira pukul 14.00 WIB.

Pria tua tersebut diduga tewas lantaran sakit jantung yang dideritanya kumat. Informasi tewasnya korban sampai ke petugas, dan Kanit Reskrim menerima informasi dari masyarakat .

Kapolres Sergai AKBP Dr Ali Machfud,S.IK,M.IK,mengatakan, Kanit Reskrim beserta anggota piket Polsek Pantai Cermin dan anggota Inafis yang mendapat informasi turun ke tempat kejadian.Dari sana diperoleh kabar bahwa korban telah dibawa ke rumah duka di Dusun VIII Desa Celawan.

Tim bergerak ke rumah duka dan berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan diperoleh keterangan bahwa sebelum ditemukan meninggal dunia, korban Jumat tanggal (28/1/2022) sekira pukul 13.30 WIB, seorang diri pergi ke kebun sawit (TKP) dengan membawa bekal makanan yang akan diberikannya kepada orang yang mengembalakan lembu miliknya dan menemui Adi

.

Adi bermaksud akan membeli ternak lembu korban.Tiba dilokasi korban memberikan bekal makanan yang dibawanya.Disana korban mengeluhkan rasa sakit pada bagian dadanya yang diakibatkan sakit jantung yang selama ini dideritanya.

Tak lama kemudian korban beristirahat dan kemudian diketahui telah tewas.
Mengetahui meninggal dunia maka oleh warga korban dibawa kerumah duka.

Lanjut Kapolres, Tim Inafis Polres Serdang Bedagai beserta pers Unit Reskrim melakukan pemeriksaan luar secara kasat mata saat itu tidak ada ditemukan adanya luka atau tanda-tanda kekerasan dan berdasarkan keterangan dari istri dan anak korban bahwa selama ini korban menderita penyakit jantung dan secara rutin mendapatkan pengobatan.

Semasa hidupnya korban tidak ada memiliki masalah atau perselisihan dengan orang lain. Kemudian atas permohonan dari keluarga korban (Istri dan anak)  agar jenazah korban tidak dilakukan autopsi/bedah mayat dan pihak keluarga korban sepenuhnya dapat menerima atas meninggalnya korban disebabkan sakit yang selama ini dideritanya, pungkas Kapolres.(mn.44).

Baca juga :Gubernur Edy Rahmayadi Gelar Pertemuan Bersama Wartawan dan Pimpinan OPD

News Feed