oleh

Operasi Antik Toba 2026 Tuntas, Polres Samosir Selamatkan Ratusan Jiwa dari Ancaman Narkoba

-Daerah-105 views

Operasi Antik Toba 2026 Tuntas, Polres Samosir Selamatkan Ratusan Jiwa dari Ancaman Narkoba

SAMOSIR.Mitanews.co.id ||


Komitmen Polres Samosir dalam memerangi peredaran gelap narkotika kembali dibuktikan melalui hasil pelaksanaan Operasi Antik Toba 2026. Dalam operasi yang berlangsung selama 20 hari tersebut, jajaran Satresnarkoba Polres Samosir berhasil mengungkap sejumlah kasus narkotika dan mengamankan tujuh orang yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba di wilayah hukum Kabupaten Samosir.

Capaian tersebut dipaparkan dalam konferensi pers yang digelar di Aula Pusuk Buhit Mapolres Samosir, Rabu (3/6/2026), dipimpin langsung oleh Wakapolres Samosir Kompol Briston, S.T., S.I.K., didampingi Kasi Humas AKP Radiaman Simarmata, Kasi Propam IPDA Denny Boyke Siregar, KBO Intelkam IPDA Muhammad Yunus Lubis, serta Kasat Resnarkoba AKP Ferri Arriandi, S.H., M.H.

Dalam keterangannya, Kompol Briston menyampaikan bahwa Operasi Antik Toba 2026 yang berakhir pada 2 Juni lalu merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polri dalam menekan angka penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

"Hasil operasi selama 20 hari menunjukkan bahwa tujuh orang berhasil diamankan dan berdasarkan hasil pemeriksaan awal diduga berperan sebagai pengedar narkotika. Seluruhnya saat ini sedang menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Kompol Briston.

Sita Sabu, Ganja, Timbangan Digital dan Telepon Genggam

Dari tangan para terduga pelaku, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.

Barang bukti tersebut meliputi narkotika jenis sabu seberat 8,99 gram, ganja seberat 106,66 gram, empat unit telepon genggam, satu unit timbangan digital, serta uang tunai sebesar Rp500.000 yang diduga hasil transaksi narkotika.

Menurut Kompol Briston, berdasarkan estimasi penanganan perkara narkotika, barang bukti yang berhasil diamankan tersebut berpotensi menyelamatkan ratusan masyarakat dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

"Sabu seberat 8,99 gram yang berhasil diamankan diperkirakan dapat menyelamatkan sekitar 899 jiwa. Sementara ganja seberat 106,66 gram diperkirakan dapat mencegah penyalahgunaan oleh sekitar 320 jiwa. Ini menunjukkan bahwa setiap pengungkapan kasus narkoba memiliki dampak besar dalam melindungi masyarakat," jelasnya.

Perang Melawan Narkoba Harus Menjadi Gerakan Bersama

Lebih lanjut, Wakapolres menegaskan bahwa peredaran narkoba merupakan ancaman nyata yang dapat merusak generasi muda, menghancurkan masa depan keluarga, serta mengganggu stabilitas sosial masyarakat.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut berperan aktif dalam upaya pemberantasan narkotika.

"Polres Samosir tidak dapat bekerja sendiri. Dukungan masyarakat sangat dibutuhkan. Apabila mengetahui adanya penyalahgunaan atau peredaran narkotika, segera laporkan kepada pihak kepolisian. Jangan beri ruang sedikit pun bagi pelaku narkoba untuk berkembang di Samosir," tegasnya.

Kompol Briston juga menegaskan bahwa Polres Samosir akan terus meningkatkan kegiatan preventif, edukatif, dan represif guna menjaga Kabupaten Samosir tetap aman dari ancaman narkotika.

Ancaman Hukuman Berat Menanti Pelaku

Terhadap para tersangka, penyidik menerapkan ketentuan sebagaimana diatur dalam Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) dan lebih subsider Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sementara itu, Kasat Resnarkoba AKP Ferri Arriandi, S.H., M.H. menegaskan bahwa pihaknya masih terus melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya keterkaitan dengan jaringan lain yang lebih luas.

Keberhasilan Operasi Antik Toba 2026 menjadi bukti bahwa perang melawan narkoba masih menjadi prioritas utama jajaran Polres Samosir. Di tengah pesatnya perkembangan daerah dan sektor pariwisata, aparat kepolisian berkomitmen menjaga Samosir tetap menjadi daerah yang aman, nyaman, dan terbebas dari ancaman narkotika.

"Tidak ada tempat bagi narkoba di Samosir. Keselamatan generasi muda adalah tanggung jawab kita bersama." pungkas Kompol Briston.***

Baca Juga :
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Fondasi Pembangunan Samosir, Wabup Tekankan Akurasi dan Integritas Data

News Feed