oleh

Pelatih Biliar Resmi Laporkan Gubsu ke Polda Sumut

-Daerah-1,015 views

Medan.Mitanews.co.od | Pelatih Cabang Olahraga Biliar, Khairuddin Aritonang resmi melaporkan Gubernur Sumut (Gubsu), Edy Rahmayadi ke Polda Sumut, Senin, (3/1/2021).

Coki, nama akrab Khairuddin melaporkan Edy Rahmayadi bersama tim kuasa hukumnya.

Laporan Coki tertuang dalam surat bernomor STTLP/03/1/2022/SPKT/Polda Sumut.

Tertera dalam surat laporan itu, orang nomor satu di Sumut tersebut dilaporkan melakukan tindak pidana Pasal 310 Jo Pasal 315 KUHP.

“Harapannya laporan ini diproses dengan baik. Sehingga ini menimbulkan rasa keadilan bagi saya,” ujar Coki di Mapolda Sumut.

Kendati demikian, lankut dijelaskan Coki, ia masih membuka pintu maaf kepada Edy Rahmayadi.

“Sampai sekarang, In sya Allah saya masih membuka pintu maaf. Kalau beliau hadir saya pastikan menerima permintaan maaf,” jelas Coki.

Namun, diungkapkannya, permintaan maaf itu kata harus dilakukan secara terbuka.

“Syaratnya terbuka. Panggil kawan-kawan media. Kawan-kawan pengacara saya. Teman-teman yang lain dan disaksikan oleh masyarakat umum. Saya kan enggak mau juga dibuat itu tertutup,” ungkapnya.

Sementara itu, Teguh, salah seorang tim kuasa hukum Coki mengatakan, laporan disampaikan setelah sebelumnya mereka memberikan somasi kepada Gubernur Edy Rahmayadi agar meminta maaf. Namun Somasi itu tidak ditanggapi.

“Maka dari itu tindak lanjut dari kami membuat pelaporan atas kejadian itu,” pungkasnya.

Sebelumya video Edy Rahmayadi menjewer dan mengusir Coki beredar luas di media sosial. Peristiwa ini heboh saat Edy menyampaikan sambutannya.

Dalam sambutannya, ia meminta atlet Sumut lebih meningkatkan prestasinya, terlebih PON 2024 akan digelar di Sumut dan Aceh.

Saat menyampaikan motivasi pidato ini, Edy kerap mendapat selingan tepuk tangan tamu yang hadir. Namun pada saat itu, Edy melihat Coki tidak bertepuk tangan karena diduga sedang tertidur.

Mengenai apakah Coki tertidur saat Gubernur Sumut Edy Rahmayadi tengah berpidato? Coki pun membantah hal tersebut.

Menurutnya, tidak hanya dia saja yang tidak tepuk tangan, ada juga peserta yang lain. Tetapi hanya dia yang disuruh Edy naik ke atas panggung dan dijewer. (mn.09)

Baca juga : DANLANAL SIBOLGA PIMPIN APEL KHUSUS AWAL TAHUN 2022

News Feed