Samosir Siaga Lebaran 2026: Bupati-Wabup Turun Langsung, 10 Pos Pengamanan Dikerahkan di Jalur Wisata dan Mudik
SAMOSIR.Mitanews.co.id ||
Pemerintah Kabupaten Kabupaten Samosir memastikan kesiapan penuh menghadapi arus mudik dan lonjakan wisatawan pada Lebaran 2026 dengan menurunkan langsung pimpinan daerah ke lapangan.
Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk melakukan monitoring pos pelayanan dan pengamanan pada Selasa (17/3/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelayanan publik, keamanan, dan kenyamanan masyarakat serta wisatawan berjalan optimal.
Pemantauan dilakukan bersama unsur Forkopimda yang dibagi dalam dua tim. Tim pertama dipimpin Bupati bersama Ketua DPRD Nasip Simbolon, Kapolres Kepolisian Resor Samosir Rina Sri Nirwana Tarigan, unsur TNI, Kejaksaan Negeri, serta pimpinan OPD.
Tim ini meninjau sejumlah titik vital, mulai dari Pos Pelayanan Simpang Empat Pangururan, kawasan wisata Pasir Putih Parbaba, hingga jalur pelabuhan utama seperti Simanindo, Ambarita, dan Tomok.
Sementara itu, tim kedua dipimpin Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk bersama jajaran TNI-Polri dan pejabat daerah lainnya dengan menyasar pos pengamanan di titik berbeda.
Fokus pada Pelayanan dan Kenyamanan Wisatawan
Dalam kunjungan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati turut memberikan bingkisan kepada petugas sebagai bentuk dukungan moril.
Bupati Vandiko menekankan bahwa koordinasi lintas sektor dan pelayanan yang humanis menjadi kunci keberhasilan pengamanan Lebaran.
“Lakukan koordinasi yang baik dan layani masyarakat dengan sepenuh hati. Pelayanan yang baik akan menentukan kenyamanan wisatawan di Samosir,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan petugas untuk menjaga kondisi kesehatan selama bertugas serta tidak memaksakan diri apabila mengalami gangguan kesehatan.
Keselamatan Jadi Prioritas Utama
Selain pengamanan, perhatian khusus juga diberikan pada aspek keselamatan, terutama di sektor transportasi dan wisata air.
Bupati menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP), termasuk larangan kelebihan muatan serta kewaspadaan terhadap kondisi cuaca.
“Keselamatan harus menjadi prioritas. Jangan sampai terjadi kecelakaan yang berdampak buruk terhadap citra pariwisata Samosir,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pelaku usaha agar menjaga stabilitas harga selama libur Lebaran.
Kapolres: Pengamanan Butuh Dedikasi
Kapolres Kepolisian Resor Samosir Rina Nirwana Tarigan menegaskan bahwa pengamanan Lebaran membutuhkan dedikasi dan tanggung jawab penuh dari seluruh petugas.
“Laksanakan tugas dengan setulus hati. Ini adalah bentuk pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Wabup: Harus Siaga Hadapi Lonjakan Wisatawan
Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel dalam menghadapi lonjakan pengunjung.
“Petugas harus siaga dan responsif terhadap situasi di lapangan serta mampu memberikan pelayanan cepat dan tepat,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa setiap pos harus menjadi pusat informasi yang membantu wisatawan selama berada di Kabupaten Samosir.
DPRD Dorong Pelayanan Ramah
Ketua DPRD Nasip Simbolon menambahkan bahwa pelayanan yang ramah menjadi bagian penting dalam membangun citra pariwisata daerah.
“Kita ingin Samosir dikenal tidak hanya karena keindahan alamnya, tetapi juga karena keramahan pelayanannya,” ujarnya.
10 Pos Disiagakan di Titik Strategis
Sebanyak 10 pos pelayanan dan pengamanan telah disiagakan di berbagai titik strategis di Kabupaten Samosir guna mendukung kelancaran arus mudik dan aktivitas wisata selama Idul Fitri 2026.
Langkah ini diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif, sekaligus memperkuat posisi Samosir sebagai salah satu destinasi unggulan di kawasan Danau Toba.***
Baca Juga :
Tim Kuasa Hukum Desak Hakim Pengadilan Negeri Lubuk Pakam Bebaskan Najwa
