oleh

Terjun ke Parit Belidaan, Dua Penumpang Avanza Meninggal Dunia

-Peristiwa-144 views

Terjun ke Parit Belidaan, Dua Penumpang Avanza Meninggal Dunia

SERGAI.Mitanews.co.id ||


Tragis, dua penumpang Toyota Avanza terjun kedalam parit Belidaan di Dusun I Cempedak Lobang, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, Rabu 6 Mei 2026 sekitar pukul 09.30 WIB .

Informasi dihimpun menyebutkan Avanza dengan nomor polisi BK 1269 ZI terjun keparit dekat Sungai Belidaan menyebabkan dua orang meninggal dunia Muhammad Wahyudi Rangkuti (27) dan Desi Arianti Rangkuti (30), warga Pekan Dolok Masihul, Kecamatan Dolok Masihul, Sergai.

Keterangan diperoleh mengatakan, kendaraan tersebut melaju dari arah Dolok Masihul menuju Kota Sei Rampah. Saat di lokasi kejadian, mobil diduga hilang kendali hingga akhirnya keluar dari badan jalan dan terperosok ke dalam parit.

Kondisi kendaraan setelah kecelakaan cukup parah. Mobil dilaporkan terbalik dengan posisi roda berada di atas, sehingga menyulitkan korban untuk menyelamatkan diri dari dalam kendaraan.

Seorang saksi mata di lokasi, berinisial DK, yang saat itu mengendarai sepeda motor, mengungkapkan bahwa mobil Avanza tersebut sempat melaju dengan kecepatan tinggi sebelum kejadian.

“Awalnya mobil berada di belakang saya, lalu mendahului dengan kecepatan tinggi. Tiba-tiba mobil itu langsung terjun ke parit dan posisinya langsung terbalik, ban di atas,” ujxap DK.

Pasca kejadian, warga sekitar bersama tim Honorer Pasukan Merah Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai sempat turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi.

Upaya penyelamatan dilakukan dengan membalikkan kendaraan guna mengeluarkan korban yang terjebak di dalam mobil.

Setelah berhasil dievakuasi, kedua korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Namun nahas, nyawa keduanya tidak dapat diselamatkan.

“Korban sempat dibawa ke rumah sakit setelah dievakuasi, namun akhirnya meninggal dunia,” tambah DK.

Petugas dari Polres Serdang Bedagai bersama unsur TNI juga tampak berada di lokasi untuk membantu proses evakuasi kendaraan serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Sementara itu, Camat Dolok Masihul, Jimmy Purba, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut.

Ia menyebutkan bahwa kedua korban merupakan warga Pekan Dolok Masihul.

“Iya, benar. Kedua korban adalah warga Pekan Dolok Masihul,” ujarnya singkat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Dugaan sementara, kecelakaan terjadi akibat pengemudi kehilangan kendali saat melaju dengan kecepatan tinggi.***

Baca Juga :
Pemkab Nias Ikuti Rakor Pengendalian Inflansi Daerah dan Sensus Ekonomi

News Feed