Wapres Gibran Tinjau Huntap di Kota Sibolga, Wali Kota Serahkan Sertifikat Hak Milik dan Paket Sembako
SIBOLGA.Mitanews.co.id ||
Perhatian pemerintah terhadap pemulihan masyarakat terdampak bencana di Kota Sibolga kembali ditegaskan melalui kunjungan kerja Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, yang meninjau langsung Hunian Tetap (Huntap) di Kompleks GOR Parombunan, Kelurahan Aek Parombunan, Kecamatan Sibolga Selatan, Provinsi Sumatera Utara, pada Jumat (04/09/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Wakil Presiden didampingi Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, dan Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumban Tobing.
Sebelum menuju lokasi Huntap, kedatangan Wakil Presiden beserta rombongan disambut oleh Pemerintah Kota Sibolga di Stadion Horas Sibolga.
Selanjutnya, rombongan bergerak menuju Kompleks GOR Parombunan untuk meninjau huntap sekaligus melihat secara langsung kondisi masyarakat terdampak bencana yang telah ditempatkan disana.
Di lokasi Huntap, Wakil Presiden meninjau kondisi hunian serta berinteraksi dan berdialog langsung dengan warga.
Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat yang tengah menjalani proses pemulihan dan menata kembali kehidupan setelah terdampak bencana alam pada 25 November 2025 silam.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Sibolga secara simbolis menyerahkan 40 sertifikat hak milik kepada penghuni Huntap serta membagikan 200 paket sembako bagi masyarakat terdampak bencana.
Penyerahan sertifikat hak milik dan bantuan paket sembako tersebut disaksikan langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia dan Gubernur Sumatera Utara.
Penyerahan sertifikat hak milik menjadi bagian penting dalam proses pemulihan masyarakat, khususnya dalam memberikan kepastian hukum atas tempat tinggal yang ditempati warga.
Sementara itu, bantuan paket sembako menjadi bentuk dukungan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak dalam menjalani kehidupan pasca bencana.
Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wakil Presiden ke Kota Sibolga.
Menurut Wali Kota, kehadiran pemerintah pusat secara langsung di tengah-tengah masyarakat Kota Sibolga yang terdampak bencana kemarin, guna memberikan semangat sekaligus menunjukkan bahwa pemulihan masyarakat terdampak bencana terus menjadi perhatian bersama.
Wali Kota kembali menegaskan bahwa Pemerintah Kota Sibolga akan terus memperkuat koordinasi dan sinergi dengan Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, serta seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan proses pemulihan berjalan secara berkelanjutan dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat.
Bagi Pemerintah Kota Sibolga, kunjungan Wakil Presiden tersebut juga menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pemulihan masyarakat terdampak bencana.
Pemulihan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan penyediaan tempat tinggal, tetapi juga mencakup kepastian hukum atas hunian, pemenuhan kebutuhan dasar, serta pendampingan masyarakat agar dapat kembali menjalani kehidupan secara aman dan berkelanjutan.
Usai meninjau Huntap di Kota Sibolga, Wakil Presiden Republik Indonesia beserta rombongan melanjutkan kunjungan kerja ke Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kabupaten Tapanuli Selatan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Kota Sibolga, Sekretaris Daerah Kota Sibolga, Drs. Herman Suwito, M.M., para Asisten dan Staf Ahli, pimpinan OPD, kepala bagian, camat dan lurah se-Kota Sibolga, perwakilan Yayasan Buddha Tzu Chi, serta Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu.
Kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia ke Kota Sibolga semakin memperkuat sinergi pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat terdampak bencana memperoleh kepastian tempat tinggal, perlindungan, bantuan, serta dukungan untuk bangkit dan melanjutkan kehidupan.***
Baca Juga :
Bupati Asahan Sambut Kunjungan Kerja Kepala Stasiun PPMHKP Tanjung Balai Asahan dan Rombongan




















