oleh

Dari Tanah Lapang Pangururan, Vandiko Kobarkan Semangat Kebangkitan Generasi Digital Samosir

-Daerah-209 views

Dari Tanah Lapang Pangururan, Vandiko Kobarkan Semangat Kebangkitan Generasi Digital Samosir

SAMOSIR.Mitanews.co.id ||


Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Kabupaten Samosir tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan. Dari Tanah Lapang Pangururan, Rabu (20/5/2026), Pemerintah Kabupaten Samosir menjadikan momentum nasional tersebut sebagai panggung membangkitkan semangat generasi muda menghadapi era digital dan persaingan global yang semakin ketat.

Di tengah iringan lagu-lagu perjuangan dan barisan pelajar yang memenuhi lapangan upacara, Vandiko Timotius Gultom tampil sebagai inspektur upacara dengan membawa pesan tentang pentingnya membangun generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan tetap berakar pada budaya bangsa.

Upacara Harkitnas turut dihadiri Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Marudut Tua Sitinjak, para pimpinan OPD, jajaran TNI/Polri, ASN, serta pelajar tingkat SD hingga SMA sederajat dari berbagai sekolah di Kabupaten Samosir.

Tahun ini, peringatan Harkitnas mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, tema yang dinilai relevan dengan tantangan zaman ketika ancaman terhadap generasi muda tidak lagi datang melalui penjajahan fisik, melainkan melalui derasnya arus informasi dan pengaruh digital.

Dalam amanat Menteri Komunikasi dan Digital RI yang dibacakannya, Vandiko menegaskan bahwa Hari Kebangkitan Nasional merupakan refleksi sejarah lahirnya Boedi Oetomo pada tahun 1908 yang menjadi titik awal kesadaran nasional bangsa Indonesia.

“Semangat kebangkitan nasional hari ini harus dimaknai sebagai semangat membangun kualitas manusia Indonesia yang unggul, cerdas, dan mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan identitas bangsa,” ujar Vandiko.

Menurutnya, memasuki era transformasi digital, tantangan terbesar bangsa bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing secara global.

Ia menilai generasi muda saat ini harus dibekali literasi digital yang kuat agar tidak mudah terpengaruh informasi negatif, hoaks, maupun penyalahgunaan teknologi digital.

“Perjuangan generasi sekarang adalah menjaga karakter, menjaga budaya, dan menjaga masa depan bangsa di tengah derasnya perubahan teknologi,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Vandiko juga menyinggung sejumlah program strategis nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, seperti Program Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, layanan kesehatan gratis, hingga penguatan ekonomi desa melalui Koperasi Merah Putih.

Selain itu, perhatian pemerintah terhadap perlindungan anak di ruang digital turut menjadi sorotan melalui kebijakan PP TUNAS yang membatasi akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun.

Menurut Vandiko, langkah tersebut penting untuk menciptakan ruang digital yang lebih sehat sekaligus melindungi generasi muda dari dampak negatif perkembangan teknologi.

“Generasi muda harus tumbuh sehat, cerdas, dan berkarakter. Mereka harus siap menghadapi dunia modern tanpa kehilangan jati diri budaya dan nilai-nilai kebangsaan,” tegasnya.

Suasana upacara berlangsung penuh khidmat hingga akhir kegiatan. Kehadiran para pelajar dengan seragam sekolah yang memenuhi lapangan menjadi simbol bahwa semangat kebangkitan nasional masih hidup dan terus diwariskan lintas generasi.

Melalui momentum Harkitnas ke-118 ini, Pemerintah Kabupaten Samosir berharap semangat persatuan, gotong royong, dan nasionalisme dapat terus tumbuh di tengah masyarakat sekaligus menjadi energi baru membangun daerah yang maju, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan era digital.***

Baca Juga :
Lansia Petani di Samosir Bantah Tuduhan Pengancaman: “Parang Itu Alat Kerja, Bukan Saya Acungkan”

News Feed